December 13, 2011 by Herlina Pratiwi
serba-serbi seorang dosen muda yang menimbulkan berbagai rasa.. =)
Jadi, ceritanya tadi pagi sekitar jam 10.00 WIB, saya mendapat panggilan untuk ke GJM PKH di lantai 4 Gedung Perpus Pusat. Seperti biasa saya mengendarai sepeda motor untuk menuju tempat tersebut. Sesampainya di tempat parkir, laju sepeda motor saya terhenti karena bapak penjaga parkir berdiri menghalangi jalan menuju tempat parkir karyawan, beliau menunjukkan kepada saya untuk mundur sedikit dan parkir di samping. Karena merasa agak ribet, akhirnya saya bertanya, “Memangnya parkir yang di sana penuh ya Pak?” sembari menunjuk tempat parkir karyawan, lalu bapak penjaga parkir menjawab,”Itu tempat parkir karyawan, mbak”. Nah lho, spontan saja saya tersenyum lebar sambil berkata,”Saya karyawan, Pak. Saya dosen, Pak”. Akhirnya dengan wajah agak kaget, bingung, campur agak tidak percaya bapaknya mempersilakan saya untuk parkir di tempat parkir karyawan.
Saya jadi teringat kembali, saat-saat saya masih pertama mulai bekerja di UB, hal serupa pernah terjadi. Saat itu senior saya mengajak makan di kantin Perpus Pusat, karena kantin penuh maka senior saya mengajak untuk duduk di dalam ruangan khusus karyawan (di ruangan pojok kantin), beberapa saat setelah kami masuk ke ruangan tersebut ada sekelompok mahasiswi yang ikut masuk dan duduk di dalam. Ketika saya keluar dari ruangan tersebut untuk memesan makanan, tiba-tiba ada seorang pelayan yang menyapa saya dan berkata, “Maaf mbak, ruangan itu khusus untuk Karyawan”. Hiyaa, tanpa banyak berkata-kata (karena emang agak kaget dibilang seperti itu), akhirnya saya jawab,”Saya dosen, mas”. Lalu saya tinggal pelayan yang sepertinya masih agak kaget dengan jawaban saya itu, saya pergi untuk memesan makanan dan kembali masuk ke ruangan itu. Sampai saat ini, kalau saya bertemu pelayan itu, saya selalu ingat kejadian tersebut..hihihi..
Sebuah kejadian lagi tiba-tiba muncul di dalam ingatan saya, ketika UTS semester genap kemarin, saat itu saya ditugaskan untuk ikut menjaga ujian. Mahasiswa yang saya jaga sepertinya merasa sangat asing dengan saya, karena saat itulah saat pertama mereka melihat saya. Sampai suatu ketika, saya berada dalam satu lif dengan salah seorang mahasiswi dan mahasiswi yang tampak penasaran ini memberanikan diri untuk bertanya kepada saya,”Mbak kakak tingkat ya?”, dengan menyungging sebuah senyuman tipis saya menjawabnya dengan singkat,”Saya dosean baru”. Seketika itu mahasiswi tersebut diam dan tidak bertanya lagi.
Jadi, ceritanya tadi pagi sekitar jam 10.00 WIB, saya mendapat panggilan untuk ke GJM PKH di lantai 4 Gedung Perpus Pusat. Seperti biasa saya mengendarai sepeda motor untuk menuju tempat tersebut. Sesampainya di tempat parkir, laju sepeda motor saya terhenti karena bapak penjaga parkir berdiri menghalangi jalan menuju tempat parkir karyawan, beliau menunjukkan kepada saya untuk mundur sedikit dan parkir di samping. Karena merasa agak ribet, akhirnya saya bertanya, “Memangnya parkir yang di sana penuh ya Pak?” sembari menunjuk tempat parkir karyawan, lalu bapak penjaga parkir menjawab,”Itu tempat parkir karyawan, mbak”. Nah lho, spontan saja saya tersenyum lebar sambil berkata,”Saya karyawan, Pak. Saya dosen, Pak”. Akhirnya dengan wajah agak kaget, bingung, campur agak tidak percaya bapaknya mempersilakan saya untuk parkir di tempat parkir karyawan.
Saya jadi teringat kembali, saat-saat saya masih pertama mulai bekerja di UB, hal serupa pernah terjadi. Saat itu senior saya mengajak makan di kantin Perpus Pusat, karena kantin penuh maka senior saya mengajak untuk duduk di dalam ruangan khusus karyawan (di ruangan pojok kantin), beberapa saat setelah kami masuk ke ruangan tersebut ada sekelompok mahasiswi yang ikut masuk dan duduk di dalam. Ketika saya keluar dari ruangan tersebut untuk memesan makanan, tiba-tiba ada seorang pelayan yang menyapa saya dan berkata, “Maaf mbak, ruangan itu khusus untuk Karyawan”. Hiyaa, tanpa banyak berkata-kata (karena emang agak kaget dibilang seperti itu), akhirnya saya jawab,”Saya dosen, mas”. Lalu saya tinggal pelayan yang sepertinya masih agak kaget dengan jawaban saya itu, saya pergi untuk memesan makanan dan kembali masuk ke ruangan itu. Sampai saat ini, kalau saya bertemu pelayan itu, saya selalu ingat kejadian tersebut..hihihi..
Sebuah kejadian lagi tiba-tiba muncul di dalam ingatan saya, ketika UTS semester genap kemarin, saat itu saya ditugaskan untuk ikut menjaga ujian. Mahasiswa yang saya jaga sepertinya merasa sangat asing dengan saya, karena saat itulah saat pertama mereka melihat saya. Sampai suatu ketika, saya berada dalam satu lif dengan salah seorang mahasiswi dan mahasiswi yang tampak penasaran ini memberanikan diri untuk bertanya kepada saya,”Mbak kakak tingkat ya?”, dengan menyungging sebuah senyuman tipis saya menjawabnya dengan singkat,”Saya dosean baru”. Seketika itu mahasiswi tersebut diam dan tidak bertanya lagi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar