Cuma sebuah celotehan yang mewarnai garis kehidupan
Rabu, 29 Juni 2011
"Sebuah BATU"(01)
Alkisah sebuah batu yang berada ditepi sebuah sungai yang bening dan alirannya lembut. Batu itu merasa nyaman dengan keberadaannya, menikmati hembusan angin yang lembab, seretan arus yang lirih, dan suara gemericik aliran airnya. Suatu ketika, ada seseorang yang memungut batu tersebut dan menjadikannya bagian dari bangunan di rumah. Batu itu diletakkan di bagian teras dari rumah. Ada suatu hal yang berubah dari batu itu, setelah menjadi bagian dari rumah tersebut akhirnya batu itu merasa ketenangannya selama ini hilang dan digantikan dengan perasaan yang belum pernah batu itu rasakan sebelumnya, yaitu perasaan menjadi "berguna". Meski hanya ditempatkan di bagian teras, tanpa pernah tahu seperti apa bagian dalam dari rumah itu, namun batu itu selalu bersyukur karena telah dipungut untuk menjadi bagian dari rumah itu dan untuk menjadi batu yang "berguna". Akhirnya batu itu memahami tujuan Sang Pencipta menciptakannya.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Keren nih tulisannya. Singkat, tapi menginspiratif. Keep posting :D
BalasHapus