Cuma sebuah celotehan yang mewarnai garis kehidupan

Selasa, 12 Maret 2013

Semangat dari-MU


Saat ini kemampuan bola mata saya untuk tetap terjaga tinggal beberapa persen, benar-benar hari yang luar biasa..subhanallah..
Padahal di awal hari tadi rasanya untuk beraktifitas saja rasanya begitu berat. Hari ini hari senin, harpitnas (hari kecepit nasional), ditambah kemarin seharian saya main-main ke Ecogreen Park, Batu dari pagi sampai sore lanjut dinner bareng pula..walhasil, bangun di pagi hari badan remuk redam. Rasanya pengen bolos saja. Tapi alhamdulillah Allah selalu mengingatkan amanah saya sebagai seorang pendidik. Akhirnya dengan energi dan semangat seadanya, saya pun berangkat untuk mengajar.
Ya, hari ini adalah harpitnas, makanya ketika memulai mengajar saya iseng untuk mengabsen satu per satu (saya jarang melakukan hal ini karena akan memakan waktu mengajar saya), senyuman satu per satu mahasiswa yang saya panggil akhirnya menular pada saya. Mungkin karena mereka mengenal saya sebagai seorang dosen yang selalu bersemangat dan ceria. Bahkan tidak jarang ketika berpapasan di jalan pun beberapa mahasiswa menyapa saya dengan bersemangat dan saya pun membalas sapaannya dengan tidak kalah bersemangat. Yap, senyuman-senyuman yang tersungging dari masing-masing mahasiswa yang saya absen pagi ini memberikan suntikan pertama di pagi hari saya yang "apa adanya" ini. Mengingatkan kembali diri saya, bahwa mengajar itu sungguh amat menyenangkan. Seperti apapun mood saya, ketika saya berada di depan mahasiswa dan mengajar, maka hal tersebut akan dapat menyeruakkan semangat saya, sungguh ajaib dan menyenangkan!

#Semangat dari-Mu ini Engkau kirimkan melalui senyuman dan antusiasme mereka ya Rob..subhanallah walhamdulillah..


Namun hal ini tidak hanya berhenti di sini. Ketika selesai mengajar, hari ini pun saya iseng ke kantor untuk mencari informasi tentang dana penelitian yang ditawarkan oleh Universitas kepada dosen pemula. Berawal dari keisengan tersebut, tiba-tiba malah saya tertarik dan bersemangat untuk mengajukan penelitian untuk didanai, hal ini berawal dari temen-temen dosen muda yang pada heboh untuk membuat proposal penelitian untuk diajukan. Akhirnya, saya pun membuka link tersebut dan mulai membuka buku panduannya.  Saat membuka buku panduan itu, tiba-tiba sebuah memori terlintas di kepala saya. Yap, buku ini, didalamnya ada tulisan saya dan buku ini sekarang dipakai sebagai panduan seluruh Universitas untuk pengajuan penelitian. Meskipun kontribusi saya tidak terlalu banyak juga, saya adalah sekertaris tim penyusun Rancangan Induk Penelitian untuk salah satu bidang yang disebutkan di dalam buku tersebut (baca tulisan: Profesor, Doktor dan Dokter Hewan ), sedangkan kerangka dari buku panduan itu pun sebagian kecil adalah tulisan saya. Hal ini juga salah satunya yang menyemangati saya, yang menulisnya dulu adalah saya, apakah saya tidak ingin turut serta untuk bisa ambil peran di dalamnya? Ya, akhirnya dengan segala kemungkinan yang ada (deadline tinggal 2 hari lagi) saya bulatkan tekad untuk mencobanya, seperti apapun nanti hasilnya. Bismillah..

#Semangat-Mu pun Engkau kirimkan melalui sebuah niatan untuk bisa memberikan kontribusi melalui ilmu hamba dan kemungkinan untuk membantu orang lain melalui  jalur ini

Dan setelah berkutat seharian, sampai hampir magrib di kampus brain storming dengan teman-teman dosen. Ketika pulang ke rumah pun disambut oleh kedua orang tua yang dengan sengaja menyediakan waktunya untuk main ke malang untuk menengok kedua buah hatinya. Masakan ibu memang tetap menjadi masakan paling enak sedunia, ibu memang koki nomor satu diseluruh jagad raya ini. Selera makanpun langsung mencapai level maksimalnya, masakan yang dipenuhi dengan bumbu kasih sayang itu pun menjadi semangat tersendiri pada ujung hari ini.

#Dan sekali lagi, hari ini semangat-Mu Engkau hadirkan melalui kehadiran kedua orang tua hamba

Tidak ada komentar:

Posting Komentar