Saat ini kemampuan
bola mata saya untuk tetap terjaga tinggal beberapa persen, benar-benar hari
yang luar biasa..subhanallah..
Padahal di awal
hari tadi rasanya untuk beraktifitas saja rasanya begitu berat. Hari ini hari
senin, harpitnas (hari kecepit nasional), ditambah kemarin seharian saya
main-main ke Ecogreen Park, Batu dari pagi sampai sore lanjut dinner bareng
pula..walhasil, bangun di pagi hari badan remuk redam. Rasanya pengen bolos
saja. Tapi alhamdulillah Allah selalu mengingatkan amanah saya sebagai seorang
pendidik. Akhirnya dengan energi dan semangat seadanya, saya pun berangkat
untuk mengajar.
Ya, hari ini adalah
harpitnas, makanya ketika memulai mengajar saya iseng untuk mengabsen satu per
satu (saya jarang melakukan hal ini karena akan memakan waktu mengajar saya), senyuman satu per satu mahasiswa yang saya panggil akhirnya menular
pada saya. Mungkin karena mereka mengenal saya sebagai seorang dosen yang
selalu bersemangat dan ceria. Bahkan tidak jarang ketika berpapasan di jalan pun
beberapa mahasiswa menyapa saya dengan bersemangat dan saya pun membalas
sapaannya dengan tidak kalah bersemangat. Yap, senyuman-senyuman yang
tersungging dari masing-masing mahasiswa yang saya absen pagi ini memberikan
suntikan pertama di pagi hari saya yang "apa adanya" ini.
Mengingatkan kembali diri saya, bahwa mengajar itu sungguh amat menyenangkan.
Seperti apapun mood saya, ketika saya berada di depan mahasiswa dan mengajar,
maka hal tersebut akan dapat menyeruakkan semangat saya, sungguh ajaib dan menyenangkan!
#Semangat dari-Mu
ini Engkau kirimkan melalui senyuman dan antusiasme mereka ya Rob..subhanallah
walhamdulillah..
Namun hal ini tidak
hanya berhenti di sini. Ketika selesai mengajar, hari ini pun saya iseng ke
kantor untuk mencari informasi tentang dana penelitian yang ditawarkan oleh
Universitas kepada dosen pemula. Berawal dari keisengan tersebut, tiba-tiba
malah saya tertarik dan bersemangat untuk mengajukan penelitian untuk didanai,
hal ini berawal dari temen-temen dosen muda yang pada heboh untuk membuat
proposal penelitian untuk diajukan. Akhirnya, saya pun membuka link tersebut
dan mulai membuka buku panduannya. Saat
membuka buku panduan itu, tiba-tiba sebuah memori terlintas di kepala saya.
Yap, buku ini, didalamnya ada tulisan saya dan buku ini sekarang dipakai
sebagai panduan seluruh Universitas untuk pengajuan penelitian. Meskipun
kontribusi saya tidak terlalu banyak juga, saya adalah sekertaris tim penyusun
Rancangan Induk Penelitian untuk salah satu bidang yang disebutkan di dalam buku
tersebut (baca tulisan: Profesor, Doktor dan Dokter Hewan ), sedangkan kerangka dari
buku panduan itu pun sebagian kecil adalah tulisan saya. Hal ini juga salah
satunya yang menyemangati saya, yang menulisnya dulu adalah saya, apakah saya
tidak ingin turut serta untuk bisa ambil peran di dalamnya? Ya, akhirnya dengan
segala kemungkinan yang ada (deadline tinggal 2 hari lagi) saya bulatkan tekad
untuk mencobanya, seperti apapun nanti hasilnya. Bismillah..
#Semangat-Mu pun
Engkau kirimkan melalui sebuah niatan untuk bisa memberikan kontribusi melalui
ilmu hamba dan kemungkinan untuk membantu orang lain melalui jalur ini
Dan setelah
berkutat seharian, sampai hampir magrib di kampus brain storming dengan
teman-teman dosen. Ketika pulang ke rumah pun disambut oleh kedua orang tua
yang dengan sengaja menyediakan waktunya untuk main ke malang untuk menengok
kedua buah hatinya. Masakan ibu memang tetap menjadi masakan paling enak
sedunia, ibu memang koki nomor satu diseluruh jagad raya ini. Selera makanpun langsung mencapai level maksimalnya, masakan yang dipenuhi dengan bumbu kasih sayang itu pun menjadi semangat tersendiri pada ujung hari ini.
#Dan sekali lagi,
hari ini semangat-Mu Engkau hadirkan melalui kehadiran kedua orang tua hamba
Tidak ada komentar:
Posting Komentar